Showing posts with label linux. Show all posts
Showing posts with label linux. Show all posts

Tip : Jika ingin menghapus file yang sangat besar

  • 0
Sumber Gambar: http://www.residentadvisor.net/dj/truncate
        Tip buat kamu yang ingin menghapus file yang sangat sangat besar di Linux,
pertama : $truncate -s 0 filegede.file dan selanjutnya $rm filegede.file .

Menghilangkan kecanduan telnet dengan netcat

  • 0

        Setelah beberapa tahun menggunakan telnet sebagai tool yang sering saya gunakan ketika ingin mengecek apakah sebuah sistem mempunyai port TCP yang terbuka atau tidak. saya mulai sadar dan bingung kenapa beberapa sistem yang baru tidak terinstall telnet lagi secara default seperti sistem-sistem dulu ?.

 Tersadar karena akhir-akhir ini lebih sering bermain dengan layanan cloud server dan clustering system, create  beberapa instance baru yang masih satu network yang kebanyakan menggunakan di keluarga debian, install dan konfigurasi beberapa service dan mencoba telnet dari instance lain di karenakan clustering memerlukan koneksi antar instance dan digunakanlah tool yang sudah sering saya gunakan sejak dulu yaitu telnet guna mengecek apakah portnya terbuka untuk publik atau satu network saja untuk mengecek settingan firewall saya sudah bener apa belum demi keamanan agar si service yang di cluster tadi transfer antar datanya tidak bisa di intip orang yang di luar network si instance. dan ketika mengetikan perintah telnet.

$ telnet google.com 80
-bash: telnet: command not found
ternyata telnet tidak terinstall lagi secara default di sistem-sitem terbaru sekarang.
saya masih tidak tau apa alasan yang valid mengapa telnet tidak di pertahankan secara default di sistem sekarang, Semenjak netcat dan tcpdump ribuan kali lebih baik untuk melakukan debug masalah pada TCP yang bisa di liat juga di postingan saya sebelumnya di sini, saya perlu mereplace microcode baru di otak saya dengan menjalankan perintah 's/telnet/nc -v/g' setiap kali saya ingin mengetes port TCP terbuka atau tidak :

$ nc -v google.com 80
Ncat: Version 6.45 ( http://nmap.org/ncat )
Ncat: Connected to 118.98.30.221:80.

Atau adakah yang tau apa yang dimiliki oleh telnet dan tidak bisa dilakukan oleh netcat ?

Transfer file cepat dari server ke server

  • 0
Sumber gambar : http://www.brainytuts.com/how-to-transfer-your-website-from-old-host-to-new-host/
       Lelah setting ftp server hanya untuk transfer beberapa file dari server satu ke server lainnya ? Tidak percaya temanmu untuk memberikan dia akun ke mesinmu untuk di ssh ? Tidak ingin mengetikan password di mesin orang lain? apalagi sambil di liatin , ini adalah cara bagaimana copy file dari server1 ke server2 via console:


server1:$ netcat -lvp 12345 | tar -xv

server2:$ tar -cv file | netcat -v IP-server1 12345

Kamu juga bisa melakukan kombinasi dengan dd untuk copy partisi :

server1:$ netcat -lvp 12345 >hardisku.img

server2:$ netcat -v IP-server1 12345

Mantap kan ? makannya pake netcat jangan cuman buat keperluan jahat aja 

Mengembalikan sesi SSH yang stuck

  • 0
Sumber gambar : http://unix.stackexchange.com/questions/14629/running-vim-on-a-remote-linux-machine-freezes-os-x-ssh-connection
        Ini kemungkinan terjadi pada semua orang yang dari waktu ke waktu menggunakan SSH. Kamu login ke  terminal lewat  SSH dan stuck (no respone, bahasa kerennya). Kebanyakan orang kill window atau proses yang lagi menjalankan SSH terus buka baru lagi. Sebenarnya ada cara yang baik dan mudah untuk mengembalikan sesi SSH yang stuck.

tekan tilde + dot (shift "~" + ".") pada keyboard, ini akan mengirimkan sinyal break. Kamu akan keluar dari shell (lah sama aja dong berarti ?), tidak sama, karena ketika kamu buka lagi, kamu akan otomatis resume ke session sebelum sinyal break kamu dikirimkan tadi. Tutorial ini dapet dari RedHat network, ya mirip kek facebook, sosial media, tapi kalo di sini fokus bagi pecinta produknya RedHat :), yup saya adalah pecinta produk RedHat, bahkan sudah lama sejak saya masih duduk di bangku sekolah dasar, ini buktinya :).

Natural scroll di linux

  • 1
Sumber gambar : http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1844186

        Ini adalah cara cepat untuk setting Natural scroll ( Multi-touch gesture dari Apple OS X) di Linux. Campuran dari Natural dan Reversed-scroll dapat menggangu bagi anda yang kerja di dua sistem Linux dan OS X.


Tambahkan berikut ini pata ~/.Xmodmap di tempat anda :

pointer = 1 2 3 5 4 7 6 8 9 10 11 12

Reload Xmodmap dengan $xmodmap ~/.Xmodmap.

Charge Ipad di Fedora

  • 0
        Jadi ini sebebenarnya cerita pada jaman dulu kala, saya sempat beli Ipad karena kebutuhan kerja, jadi misalnya lagi liburan bisa sambil ngeremote kerjaan misalnya ada keadaan genting karena pada saat itu handphone saya single sim menggunakan provider yang dulu pernah di jual megawati, ya bener indosh*t, wah kok di sensor :| , yang bener indoshat, sayangnya di daerah saya provider itu pake internetnya lambat dan mahal, maka dari itu saya memboyong si Ipad dan menggabungkanya dengan paket internet dari provider "Three(3)", yang mana di daerah saya cepat dan murah begitu pun di daerah-daerah lain.

       Setelah beberapa bulan tertariklah saya pada jaman dual sim dan kebetulan melihat sebuah produk handphone yang menggiurkan dengan beberapa spesifikasi yang bikin ngiler adalah dual sim,layar lebar dan yang mendukung banget adalah battery menggunakan Li-Po 4000 mAh, yah mendukung banget jadi misalnya liburan salah satu sim card bisa yang "murah dan cepat" itu bisa digunakan untuk berinternet ria dan tahan lama tanpa repot-repot bawa power bank karena ketahanan battery yang lumanyun lama dan masih tetep bisa terhubung dengan sim card satunya yang "mahal dan lelet" guna untuk tetap menjalin relasi karena menggunakan nomor yang lama sejak jaman sekolah dulu, yah walaupun sekarang juga masih sekolah :|, nah terus kabarnya si Ipad bijimana ? :-O dijual, ya di jual karena saya rasa sudah tak berguna lagi dan jarang digunakan lagi semenjak munculnya kepermukaan handphone saya yang saya ceritakan sebelumnya.

       Akhirnya dari sekian banyak basa-basi di awal kita masuk juga pada inti yang berhubungan dengan judul postingan ini, awalnya bingung dulu sewaktu memboyong Ipad karena PC dikamar saya menggunakan sistem operasi yang masih keluarga sama Red Hat dan di kantor saya menggunakan keluarga Debian dan repot toh kalo mau charge via USB mesti hidupin macbook dulu atau keluarin charger Ipad dulu, putar-putar lilitan kabel yang mengelilinginya dan aaahh (lah ?), lah ya langsung aja lah daripada makin panjang basa-basinya. di sistem operasi linux si Ipad gak otomatis charge jika kita colokin usb, galau dan pusing maka berangkat lah saya ke social media para prohammer yang konon dipanggil github.com dan berlabuh lah pada salah satu repo punya om Max Korenkov di github yang berada di link berikut https://github.com/mkorenkov/ipad_charge, kata si om Korenkov si tool bikinan dia ini bisa charge hampir semua device portable punya si apple, coba lah saya pada fedora 19 x86_64 jaman itu belum ke F20 seperti sekarang, eh btw kok sekarang setelah upgrade ke F20 kipas PC saya jadi berisik? (eh curhatnya ntar aja), oke langsung aja ke bagian bijimana kita pake itu tool punya om Korenkov bijimana :

Pertama ambil dulu sourcenya :

bisa pake cara wget :

wget https://github.com/mkorenkov/ipad_charge/archive/master.zip


bisa pake cara clone (tapi mesti install git dulu) :

git clone git@github.com:mkorenkov/ipad_charge.git


misalnya download zipnya di unzip dulu, misalnya pake cara yang clone tidak perlu lagi:

unzip master.zip


terus compile  :
cd ipad_charge-master
make
sudo make install


selanjutnya step terakhir adalah (jeng jeng jeeng) :

PLUG AND PRAY [-O< 

bisa ? jos !

misalnya pengen matiin fungsi chargenya bisa menjalankan perintah berikut pada terminal anda :

ipad_charge --off


buat hidupin lagi tinggal hilangin perintah offnya :

ipad_charge


sekalian anda juga bisa akses data si apple device tadi sewaktu lagi charge di linux, jadi seperti sekali mendayung dua gunung terlampaui (lah ?), btw thx om korenkov dan tool kerennya buat jadi inspirasi postingan saya kali ini.